DARYANI ANIE
SAYA BU DARYANI S.Pd,M.Si alias BU ANIE , GURU OTK PERKANTORAN MELALUI BLOG INI, GURU DAPAT MEMBERIKAN MATERI KBM ONLINE DENGAN ENJOY TAPI BERTANGGUNG JAWAB,APALAGI BULAN INI LAGI KASUS VIRUS CORONA, BLOG INI SANGAT MEMBANTU DALAM PENYAMPAIAN BELAJAR SISWA SEMOGA VIRUS CORONA SEGERA BERLALU..KITA SEMUA SEHAT,KUAT, SISWA KEMBALI KE SEKOLAH DENGAN AMAN
Selasa, 16 September 2025
LATIHAN SOAL KESEKRETARISAN
LATIHAN SOAL KESEKRETARISAN
SeSerangkaian kegiatan yang berkaitan dalam aturan
acara kenegaraan secara resmi yang meliputi tata tempat,tata upacara dan tata
penghormatan sebagai bentuk penghormatan sesuia dengan jabatan dalam pemerintah atau masyarakat menurut UU no.
09/2010 merupakan definisi dari....
a.
Protokol
b.
Humas
c.
Keprotokolan.
d.
Kehumasan
e.
Susunan Acara
2.
Protokol bukan orang melainkan sistem atau
aturan. Protokol dalam pengertian pengatur acara memiliki tugas menentukan ....
a.
Tata busana
b.
Tata kepegawaian
c.
Tata acara.
d.
Tata penulisan
e.
Tata makan
3.
Fungsi yang bertujuan untuk memutuskan segala
sesuatu yang berkaitan dengan hasil perencanaan suatu kelompok keprotoklan yang
pada akhirnya digunakan pada suatu acara, merupakan fungsi....
a.
Perencanaan
b.
Pengambilan keputusan.
c.
Pengorganisasian
d.
Pengawasan
e.
Penggerakan
4.
Seorang protokoler harus memiliki kemampuan
berkomunikasi yang baik dan efektif karena selalu berhubungan dengan bagian
lain. Berikut ini beberapa point penting sebagai syarat protokoler:
a.
Mampu menyimpan arsip
b.
Bermental kuat dan berkepribadian tangguh.
c.
Mampu menulis surat masuk dan keluar
d.
Terampil mengetik 10 jari buta
e.
Terampil digitalisasi
5.
Memiliki kemampuan berpenampilan yang baik
dihadapan orang lain serta dapat menyampaikan pesan yang diberikan oleh suatu
instansi/perusaan merupakan syarat dari petugas...
a.
Agendaris
b.
Protokol
c.
Humas
d.
Arsiparis
e.
Humas dan Protokol.
6.
Dalam rapat terkadang ada peserta rapat yang belum sarapan atau
makan siang maka perlu adanya konsumsi yang berupa makanan kecil dan minuman.
Hidangan makanan dan minuman (snack) perlu diberikan kepada peserta dalam rapat
dengan tujuan....
a.
Memberi semangat yang tinggi pada peserta rapat.
b.
Membuat kegaduhan dalam kegiatan rapat
c.
Memberi kesan penyambutan yang baik bagi peserta
rapat
d.
Membuat suasana yang campuraduk
e.
Menghindari gangguan saat berlangsungnya rapat
7.
Ruangan rapat yang menyenangkan adalah udara
ruangan yang bersih, tata warna yang cerah dan disesuaikan dengan jenis rapat
yang diselenggarakan. Berikut bentuk
tata ruang rapat yang cocok untuk jenis
rapat demokratis
a.
Bentuk kelas
b.
Bentuk persegi panjang
c.
Bentuk otoriter
d.
Bentuk lingkaran.
e.
Bentuk
Theatre Style Seating
8.
Rapat yang diadakan tidak berdasarkan peencanaan, dapat terjadi kapan saja, di mana
saja dan terjadinya secara kebetulan disebut diskusi . Sedangkan diskusi tersebut termasuk jenis rapat non formal
bila ditinjau dari....
a.
Jangka waktu
b.
Frekfuensinya
c.
Sifatnya.
d.
Tujuannya
e.
Fasilitasnya
9.
Pengendalian rapat dengan cara membiarkan para
peserta berbicara secara bergantian, mengadu argumnetasi dan berlangsung tanpa
pimpinan rapat di sebut....
a.
Bebas terbatas.
b.
Ketat
c.
Closed Controled
d.
Replay
e.
Gabungan
10.
Saat mengadakan table
manner yang perlu kita perhatikan selain
cara duduk, cara mengambil makanan, juga kita perhatikan bagaimana cara meletakkan peralatan makan
setelah selesai makan. Berikut adalah
gambar setelah selesai maka....
a.
Sedang ishoma tetapi masih ingin makan lagi.
b. Selesai makan dan sudah kenyang

c.
Menu hidangan tidak enak
d.
Acara
makan masih berlangsung dan bermaksud menambah makanan lagi
e.
Masih belum kenyang dan minta nambah walau acara
sudah selesai
11.
Ada hal hal yang perlu kita pehatikan saat kita
bekerja di manapun. Kita dalam bekerja yang berkompeten dan agar dapat berbicara dengan baik, perlu diperhatikan….
a.
Keramahan dan kewibawaan
b.
Keramahan dan sikap membantu serta tegas
c.
Keramahan, sifat rendah diri dan kewibawaan
d.
Keramahan, ketegasan, kewibawaan
e.
Keramahan, sifat rendah hati, sifat membantu dan
kewibawaan.
12.
Seseorang atau kelompok orang yang datang ke
sebuah perusahaan atau organisasi untuk
kepentingan tertentu. Dengan mengikuti
etika prosedur kerja disebut...
A Reseptionist
B Tamu Kantor.
C Tamu pribadi
D Tamu undangan
E Catatan Tamu
13.
Salah satu tugas sekretaris adalah mengatur
pertemuan antara pimpinan dengan tamu-tamu yang akan bertemu. Ada etika dan aturan tersendiri dalam
menerima tamu diantaranya....
a.
Menyambut, menerima dan mempersilakan tamu duduk terlalu lama menunggu
b.
Berbasa basi dengan tamu dengan singkat agar
pembicaraan tidak melantur.
c.
Apabila tamu harus menunggu maka tamu diajak
ngobrol sampai pimpinan datang
d.
Menghubungi pimpinan dengan suara lantang agar segera terdengar oleh tamu
e.
Membiarkan tamu berkeliling sampai sudut ruangan
agar terkesan akrab
14.
Salah satu tugas sekretaris adalah melayani
tamu. Apabila tamu yang bersangkutan belum mempunyai perjanjian terlebih dahulu
maka seorang sekretaris harus segera....
a.
Memastikan apakah pimpinan bersedia bertemu dan
mencatat identitas tamu jika pimpinan tidak bersedia bertemu.
b.
Memberitahukan tamu bila pimpinan tidak ada di
kantor
c.
Menanyakan pimpinan dengan menyerahkan kartu
tamu
d.
Menemui tamu untuk bertemu dengan sekretaris
karena belum ada janji temu
e.
Mempersilakan tamu untuk duduk menunggu pimpinan
sampai datang
15.
Etika berkunjung ke kantor orang lain sangatlah
penting. Saat kita sebagai tamu di dalam ruangan, ada beberapa hal yang harus
diperhatikan ....
a.
Segera duduk apabila ada tempat duduk
b.
Memakai wangi-wangian dan berdandan glowing agar
kelihatan orang kantoran
c.
Saat duduk perhatikan posisi duduk dengan
menyilangkan kaki
d.
Mengunyah permen dengan pelan-pelan
e.
Mengucapkan terima kasih setelah dipersilakan
duduk.
16.
Tamu kantor yang biasanya menawarkan komisi
khusus dan hanya pantas dibicarakan dengan pimpinan merupakan tamu yang
berkepentingan untuk menawarkan barang/jasa. Tetapi ada tamu tertentu yang
ditolak oleh petugas kantor yaitu tamu yang ...
a.
Tamu yang memiliki urusan penting
b.
Tamu yang mempunyai complain
c.
Tamu yang menagih utang
d.
Tamu yang tidak
beridentitas.
e. Tamu dari aparat pemerintah untuk kunjungan khusus
17.
Hubungan komunikasi yang diadakan oleh anggota
di lingkungan organisasi sendiri untuk merundingkan atau menyelesaikan masalah
secara terencana dan terorganisasi
disebut…
a. Rapat
b.
c.
Ceramah
d.
Perkumpulan
e.
Pidato
18.
Kegiatan pertemuan singkat dan padat untuk
memberikan pengarahan, informasi penting, atau instruksi dari atasan kepada
bawahan sebelum memulai tugas atau kegiatan tertentu.
a.
Pertemuan
b.
Briefing
c.
Diskusi
d.
Pidato
e.
Rapat
19.
Jenis –jenis rapat kita pahami diantaranya rapat
tertututp, semi tertutup, terbuka Rapat juga bisa diadakan di tempat terbuka,
tidak mengikat, peserta dari semua kalangan masyarakat . Kampanye, rapat akbar,
pengajian umum merupakan jenis pertemuan massa yang bertujuan….
A Merundingkan masalah
B Mencari dukungan
C Diskusi Akbar
D Mengajak berdiskusi
E Memikirkan solusi
20.
Dalam suatu rapat peran pemimpin rapat sangat
mempengaruhi lancarnya sebuah musyawarah. Pemimpin rapat harus dapat memberikan
bimbingan kepada seluruh peserta rapat agar...
A Berpartisipasi pasif
dalam rapat
B Menyediakan konsumsi
rapat
C Berdebat dalam rapat
D Turut aktif dalam
rapat
E Memonitorr peserta
rapat yang lain
Jumat, 29 Desember 2023
MATERI KEARSIPAN KELAS X
Blog:
daryanianie
Pengertian arsip
Menurut Etimologi
Pengertian arsip secara
etimologi berasal dari bahasa Yunani (Greek) yaitu archium yang artinya peti
untuk menyiapkan sesuatu. Semula pengertian arsip itu memang menunjukkan tempat
atau gedung tepat atau gedung tempat menyimpan arsipnya. Tetapi perkembangan
terakhir orang lain cenderung menyebut arsip sebagai warkat itu sendiri. Schollenberg
menggunakan istilah archives sebagai kumpulan warkat dan archives instituion
sebagai gedung arsip atau lembaga kearsipan
Menurut The Liang Gie
Dalam bukunya “Administrasi
Perkantoran”, arsip adalah kumpulan warkat yang disimpan secara teratur,
berencana dan mempunyai suatu kegunaan agar setiap kali diperlukan dapat cepat
ditemukan kembali.
Tujuan Kearsipan
- Supaya
arsip terpelihara dengan baik, teratur dan aman.
- Jika
diperlukan dapat ditemukan dengan cepa dan tepat.
- Menghilangkan
pemborosan waktu dan tenaga.
- Penghematan
tempat penyimpanan.
- Menjaga
rahasia arsip.
- Menjaga
kelestarian arsip.
- Menyelamatkan
pertanggung jawaban perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan
kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
Asas Kearsipan
Asas kearsipan ada 3 macam,
yaitu:
- 1.
Asas Sentralisasi
Asas Sentralisasi adalah
penyelenggaraan/penanganan arsip dilakukan dengan cara di pusatkan ke satu unit
yang khusus menangani tentang arsip.
Keuntungan asas
Sentralisasi:
- Pengawasan
akan lebih efektif dan efisien.
- Penghematan
dalam biaya, alat maupun sarana lainnya.
Kelemahan asas
Sentralisasi:
- Jika
dalam waktu bersamaan tiap unit membutuhkan arsip akan kesulitan terpenuhi
dalam waktu cepat.
- Prosedur
di pusat belum tentu sama dengan yang ada di masing-masing unit.
- 2.
Asas Desentralisasi
Asas Desentralisasi adalah
cara penanganan arsip dengan disebarkan/dideledasikan/ditimpahkan ke
masing-masing unit yang ada dalam organisasi.
Keuntungan asas
Desentralisasi:
- Tiap
unit yang ada dalam organisasi bebas menerapkan sistem kearsipan
yang diinginkan.
- Pengawasan
arsip tiap-tiap unit lebih mudah.
Kelamahan asas
Desentralisasi:
- Pimpinan
unit sedikit kehilangan waktu karena untuk menangani arsip.
- Tidak
dapat menghemat tenaga, alat maupun sarana lain untuk menyimpan arsip.
- 3.
Asan Gabungan
Asas Gabungan adalah
penyelenggaraan kearsipan dengan memadukan kebaikan asas sentralisasi dengan
kebaikan asas desentralisasi.
Fungsi Arsip
Menurut Drs. Anhar, fungsi
arsip dari segi kegiatan yang dilakukan adalah:
- Sebagai
alat penyimpanan warkat.
- Sebagai
alat bantuan perpustakaan.
- Penyimpanan
warkat-warkat keputusan yang telah diambil, kadang-kadang merupakan
bantuan yang berguna bagi pejabat dalam menentukan kebijaksanaan
perusahaan.
- Kearsipan
berarti menhimpan secara teratur tetap warkat-warkat penting mengenai
kemajuan perusahaa.
Menurut Undang-Undang Nomor
7 Tahun 1971 Pasal 2, fungsi arsip dibedakan menjadi:
- Fungsi
dinamis, yaitu arsip yang digunakan secara langsng dalam perencanaan,
pelaksanaan, penyelanggaraan keidupan kebangsaan pada umumnya, atau
dipergunakan secara langsung dalam penyelanggaraan administrasi negara.
- Fungsi
statis, yaitu arsip yang tidak dipergunakan secara langsung dalam
perencanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya, majpun
penyelenggaraan sehari-hari administrasi negara.
Arsip
dapat digolongkan atas berbagaI jenis atau macam, tergantung dari sisi
peninjauannya, antara lain:
A.
Berdasarkan Fungsi
Menurut
fungsi dan kegunaanya, arsip dapat dibedakan menjadi:
(a) Arsip
dinamis, yakni arsip yang masih dipergunakan secara langsung dalam
perencanaan, pelaksanaan, dan atau penyelenggaraan administrasi
perkantoran.
(b) Arsip
statis, yaitu arsip yang tidak dipergunakan lagi secara langsung dalam
perencanaan, pelaksanaan, aan atau penyelenggaraan aamlnlstrasl perkantoran,
atau sudah tidak dipakai lagi dalam kegiatan perkantoran sehari-hari.
B. Berdasarkan Nilai
Guna
Ditinjau
dari segi kepentingan pengguna, arsip dapat dibedakan atas:
a.
Nilai guna primer yaitu : nilai arsip yang didasarkan pada kegunaan untuk
kepentingan
lembaga/instansi pencipta atau yang menghasilkan arsip. Nilai guna primer
meliputi:
- Nilai
guna administrasi yaitu : nilai guna arsip yang didasarkan pada kegunaan
untuk pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga/instansi pencipta arsip.
- Nilai
guna hukum yaitu : arsip yang berisikan bukti-bukti yang mempunyai
kekuatan hukum atas hak dan kewajiban warga negara dan pemerintah.
- Nilai
guna keuangan yaitu : arsip yang berisikan segala hal yang menyangkut
transaksi dan pertanggungjawaban keuangan.
- Nilai
guna ilmiah dan teknologi yaitu : arsip yang mengandung data ilmiah
dan teknologi sebagai akibat/hasil penelitian murni atau penelitian terapan.
b.
Nilai guna sekunder yaitu : nilai arsip yang didasarkan pada kegunaan arsip
sebagai kepentingan lembaga/instansi lain, dan atau kepentingan umum di luar
instansi pencipta arsip, serta kegunaannya sebagai bahan bukti pertanggungjawaban
kepada masyarakat/pertanggungjawaban nasional.
Nilai guna sekunder, juga
meliputi:
Ø
Nilai guna pembuktian, yaitu arsip yang mengandung fakta dan keterangan
yang
dapat digunakan untuk menjelaskan tentang bagaimana
lembaga/isntansi
tersebut diciptakan, dikembangkan, diatur fungsinya, dan apa kegiatan-kegiatan
yang dilaksanakan, serta apa hasil/akibat dari kegiatan itu.
Ø
Nilai guna informasi, yaitu arsip yang mengandung informasi bagi kegunaan
berbagai
kepentingan penelitian dan sejarah, tanpa dikaitakan dengan
lembaga/instansi penciptanya.
C. Berdasarkan sifat
Berdasarkan
sifatnya, arsip dapat dibedakan atas :
Arsip
tertutup,
yaitu arsip yang dalam pengelolaan dan perlakuannya berlaku ketentuan tentang
kerahasian surat-surat.
Arsip
terbuka,
yakni pada dasarnya boleh diketahui oleh semua pihak/umum. Berdasarkan tingkat
penyimpanan dan pemeliharaannya
Menurut
tingkat penyimpanan dan pemeliharaannya, arsip dibagi atas :
Arsip
sentral, yaitu
arsip yang disimpan pada suatu pusat arsip (depo arsip), atau arsip yang
dipusatkan penyimpan dan pemeliharaannya pada suatu tempat tertentu.
Arsip
pemerintah, yang
mengandung nilai khusus ada yang disimpan secara nasional di Jakarta yaitu pada
Lembaga Arsip Nasional Pusat yang disebut dengan nama ANRI (Arsip Nasional
Republik Indonesia).
Arsip
unit, yaitu
arsip yang disimpan di setiap bagian atau setiap unit dalam suatu organisasi.
Arsip unit disebut juga arsip mikro atau arsip khusus, karena khusus hanya
menyimpan arsip yang ada di unit yang bersangkutan.
D. Berdasarkan Keasliannya
Menurut
keasliannya, arsip dibedakan atas: arsip asli, arsip tembusan, arsip salinan,
dan arsip petikan.
E. Berdasarkan Subyeknya
Berdasarkan
subyek atau isinya, arsip dapat dibedakan atas berbagai macam, misalnya: Arsip keuangan,
Arsip Kepegawaian, Arsip Pendidikan, Arsip Pemasaran, Arsip Penjualan, dan
sebagainya.
F. Berdasarkan Bentuk dan
Wujudnya
Menurut bentuk atau wujudnya, arsip terdiri dari berbagai macam,
misalnya surat (arsip korespondensi) yang dalam hal ini diartikan sebagai
setiap lembaran kertas yang berisi informasi atau keterangan yang berguna bagi
penyelenggaraan kehidupan organisasi.
G. Berdasarkan Sifat
Kepentingannya
Arsip
penting,
yaitu arsip yang mempunyai nilai hukum, pendidikan, keuangan, dokumentasi,
sejarah, dan sebagainya.
Arsip vital, yaitu arsip yang bersifat
permanen, disimpan untuk selama-lamanya, misalnya akte, ijazah, buku induk
mahasiswa, dsb.
SISTEM PENYIMPANAN
ARSIP
a. Sistem Abjad (Alphabetical Filling System)
b. Sistem Perihal (Pokok Isi Surat)
c. Sistem Nomor
d. Sistem Geografis / Wilayah
e. Sistem Tanggal (Chronologis)
